Curriculum Vitae

Assist. Prof. Dr. Adji Suradji Muhammad, S.Sos., M.Si.

Ungkapan “si pungguk merindukan bulan”, itulah ungkapan yang patut disematkan kepada Adji Suradji Muhammad atau yang akrab dipanggil “PAK ADJI”. Ungkapan tersebut tidaklah berlebihan mengingat adji adalah anak seorang petani.  Ia hingga kini masih hobi makan singkong sehingga ia disebut “si anak singkong”. Julukan si anak singkong itulah yang membuatnya selalu tertantang dan termotivasi  untuk menggapai sukses dikemudian hari. Baginya kesuksesan bukan hanya milik “si anak keju”, tetapi miliki siapa saja termasuk bagi si anak singkong. Tidak ada yang tidak mungkin, jika ada kemauan dan usaha keras serta diikuti dengan do’a yang tulus dan ikhlas.

Lahir dari keluarga petani dilereng sebelah timur Gunung Lawu tepatnya di Desa Karanggupito Kecamatan Kendal Kabupaten Ngawi Provinsi Jawa Timur. Menjadi anak bungsu dari tiga bersaudara tidak menjadikanya anak yang “manja”. Bahkan ia memberanikan diri mulai bekerja diusia yang sangat belia setelah ia menamatkan pendidikan formal di Madrasah Tsanawiyah Negeri yang jaraknya 25 KM dari rumah. Jarak 25 KM tersebut tidak jarang ia tempuh dengan berjalan kaki disaat ia tidak memiliki uang untuk naik angkutan pedesaan.

Kerasnya hidup mengajarkan Suradji kecil untuk tidak mudah menyerah disegala kondisi dan mengajarkanya untuk selalu menakluk-kan semua tantangan termasuk bekerja diusia yang masih belia. Selama kurang lebih setahun ia menajalani semua jenis pekerjaan mulai dari buruh bangunan hingga berjualan keliling dan menjadi buruh pabrik. Nasib baik menghampirinya ketika ada seseorang yang menawarkan kebaikan dengan berbaik budi menyekolahkanya kejenjang yang lebih tinggi (SMA). Sebagai pribadi yang suka bekerja, ia melanjutkan studi Sarjana dan Pasca Sarjana dengan memeras keringat dan membanting tulang. Sarjana sosial ia peroleh di STISIPOL Raja Haji di Tanjungpinang dan sarjana Magister Ilmu Politik di Universitas Nasional Jakarta pada tahun 2009.

Dengan semangat dan keinginannya yang besar untuk menunjukkan bahwa Islam adalah benar-benar agama yang akan menjadi “Rahmatan Lil ‘Alamin, yaitu Islam yang memberi Rahmat buat semesta alam, bukan hanya rahmat buat manusia”, Suradji melanjutkan studi program strata 3 dalam bidang Politik Islam. Universitas Muhammadiyah Yogjakarya menjadi pilihan utamanya karena bukan saja akreditasi “A” yang sudah dimiliki oleh UMY, namun lebih dari itu bahwa kampus inilah yang menyeimbangkan antara ilmu dunia dan ilmu akherat.

Suradji sadar betul bahwa Politik saat ini seolah-olah menjadi biang keladi atas ketidakstabilan kehidupan ekonomi, hukum dan lain sebagainya. Oleh sebab itu ia tertantang untuk membuktikan bahwa politik itu adalah satu-satunya cara untuk mencari solusi dan “kebaikan” secara bersama-sama. Hanya dengan politik-lah kehidupan yang dinamis akan terwujud. Mantan aktifis mahasiswa era 2002 hingga 2008 ini menjadi satu-satunya orang Kepulauan Riau pertama yang mampu duduk di Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) sebagai Ketua Bidang Lingkungan Hidup dan menjadi Anggota Majelis Pengawas dan Konsultasi PB HMI 2006-2008.

Berbagai profesi sebelum menjadi Staf Pengajar di FISIP UMRAH tahun 2010, ia telah memulai menjalani karir profesionalnya sebagai Sekretaris Anggota DPD RI dan menjadi Staf Ahli Anggota DPD RI. Berkat keahlianya pulalah, Suradji hingga saat ini (dua periode) masih dipercaya sebagai Staf Ahli DPRD Provinsi Kepulauan Riau. Keahlianya tersebut ia peroleh melalui pendidikan formal dan pendidikan non formal selama menjadi aktifis HMI dan aktifis di organisasi kepemudaan. Beberapa training kepemimpinan bertaraf nasional telah ia geluti seperti Intermediate Training di Jambi dan Advance Training di Aceh.

Suami dari Eka Suswaini, ST, MT dan ayah dari Muhammad Naafi’ Ramdhani ini saat ini telah memperoleh jabatan fungsional dosen sebagai Lektor pada tahun 2014. Suradji punya keyakinan penuh bahwa suatu saat nanti ia akan mendapatkan gelar Guru Besar dalam bidang Politik. Untuk itulah ia akan berusaha lebih giat lagi menekuni ilmu politik. Saat ini Suradji dipercaya mengampu beberapa Mata Kuliah pokok mulai dari Pengantar Ilmu Politik, Sistemm Politik Indonesia, Kepemimpinan, Perilaku Organisasi dan Pendidikan Pancasila serta Pendidikan Kewarganegaraan.

Disamping ia aktif di kampus, Suradji juga aktif diberbagai kegiatan sosial seperti menjadi narasumber di berbagai media cetak, seminar, dialog di Radio maupun Televisi dan kegiatan-kegiatan lainya. Lelaki yang hobi olahraga badminton ini telah menghasilkan beberapa buku literatur. Tahun 2013 ia menerbitkan sebuah buku yang berjudul “Politik Lokal, Prediksi Kecenderungan Suara Rakyat Dalam Pemilihan Walikota Tanjungpinang 2012-2018” yang diterbitkan oleh LK2PPL Press dengan nomor ISBN 978-602-18997-0-0. Selang tiga tahun kemudian, Suradji kembali menerbitkan sebuah buku“Buku Ajar Sistem Politik Indonesia” dengan nomor ISBN 978-602-71866-5-1.

Disamping buku-buku yang ber-ISBN tersebut, Suradji juga telah menyelesaikan beberapa kajian dengan bekerjasama dengan Pemerintah Daerah diantaranya “Monitoring dan Evaluasi Program Pengentasan Kemiskinan Provinsi Kepulauan Riau 2012” kerjasama dengan BAPPEDA Provinsi Kepulauan Riau. Tahun berikutnya Suradji bersama timnya juga dipercaya melakukan kajian di Kabupaten Kepulauan Anambas dengan tema “Pola Distribusi dan Konsumsi BBM di Kabupaten Anambas” bekerjasama dengan Biro Ekonomi Kabupaten Kepulauan Anambas. Tahun 2014 ia menjadi leader dalam kajian “Dampak Program pengentasan Kemiskinan Provinsi Kepulauan Riau” bekerjasama dengan BAPPEDA Prov. Kepri dan masih banyak lagi kajian-kajian baik yang dikerjakan mandiri maupun dengan bekerjasama dengan pihak lain.

Bahkan dengan keahlian yang dimilikinya, Suradji juga pernah dipercaya menjadi Leader dalam penyusunan beberapa Naskah Akademik Rancangan Peraturan Daerah seperti Ranperda Pengentasan Kemiskinan DPRD Kota Tanjungpinang 2012, Ranperda Biota Laut DPRD Kota Tanjungpinang 2012, Ranperda Pengaturan TV Kabel DPRD Provinsi Kepulauan Riau 2012 dan beberapa kebijakan strategis daerah lainya. Bahkan dari tahun 2012 hingga saat ini, Suradji masih dipercaya sebagai Koordinator Tim Penyusun Dokumen Aksi Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi di Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau. Perhatianya yang besar terhadap kehidupan politik dan pemerintahan ini menjadikanya sebagai salah satu referensi dan narasumber utama di berbagai media di Provinsi Kepulauan Riau.

Baginya “tiada gading yang tak retak, tiada makluk yang sempurna dalam hidup ini”, maka dari itu jangan pernah meninggalkan yang Maha Sempurna dalam setiap hembusan nafas. Tidak ada yang tidak mungkin jika Allah SWT, Tuhan Yang Maha Sempurna sudah berkehendak. Ini ia buktikan sendiri, bahwa anak petani bisa menjadi Dosen, sebuah profesi mulia yang ia sendiri tidak pernah bayangkan dapat merengkuhnya. Kini, Suradji menjadi salah satu Dosen yang sudah bersertifikat dan bahkan telah mendapatkan Jabatan Fungsional sebagai Lektor diusia yang relatif muda. Baginya, dengan memegang prinsip prefesional, kerja keras dan kerja cerdas maka akan menghantarkan seseorang menjadi sukses. Demikian pemilik nama lengkap Adji Suradji Muhammad ini menuturkan dalam biografinya.

Berikut Curriculum Vitae lengkap Dr. Adji Suradji Muhammad, S.Sos., M.Si.